Jakarta, CNN Indonesia --
Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Wibowo meminta jajarannya untuk mempersiapkan penerapan kebijakan Zero Over Dimension Over Load (ODOL) pada 2027 secara matang.
Hal ini disampaikan Wibowo saat membuka Analisis dan Evaluasi (Anev) Kamseltibcarlantas yang dihadiri para Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) jajaran Polda se-Indonesia di Aula Madellu Korlantas Polri, Kamis (3/9).
Wibowo meminta jajarannya untuk memetakan potensi persoalan di lapangan sebelum kebijakan diterapkan. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi kendala sejak awal agar tidak mengganggu kelancaran lalu lintas dan mobilitas masyarakat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Persiapkan dengan baik, cek kembali kesiapan sarprasnya (sarana prasarana), jalurnya, inventarisir permasalahan-permasalahan yang nantinya akan muncul dalam kegiatan-kegiatan tersebut," kata Wibowo dikutip dari keterangan tertulis, Jumat (4/9).
Selain kesiapan sarana dan prasarana serta jalur yang akan dilalui kendaraan angkutan barang, Wibowo juga menekankan soal pentingnya koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan terkait.
Menurut dia, persoalan lalu lintas yang berkaitan dengan pergerakan kendaraan angkutan barang, tidak dapat ditangani Polri sendiri sehingga membutuhkan sinergi lintas instansi.
"Minimalisir, koordinasikan dengan para stakeholder karena saya yakin kita tidak akan mungkin bisa menyelesaikan permasalahan kita dengan sendirinya," ucap dia.
Lebih lanjut, Wibowo berharap kesiapan dan koordinasi lintas sektor dapat dilakukan secara optimal. Dengan demikian, penerapan Zero ODOL pada 2027 diharapkan dapat berjalan sesuai tujuan tanpa mengganggu kelancaran lalu lintas dan mobilitas masyarakat.
(dis/dal)

5 hours ago
11














































