Tim Forensik Ungkap Riwayat Sakit Sutrimo: Diabetes dan Jantung

3 hours ago 5

Jakarta, CNN Indonesia --

Tim kedokteran forensik yang melakukan ekshumasi dan autopsi terhadap Sutrimo telah mengantongi riwayat sakit yang sempat dialami semasa hidup.

Ketua Persatuan Dokter Forensik Medikolegal Indonesia (PMFI), Brigjen Sumy Hastry Purwanti mengatakan riwayat sakit itu diperlukan untuk pemeriksaan forensik lanjutan. Ia menyebut Sutrimo tercatat sempat mengalami sakit diabetes dan jantung.

"Data riwayat sakit ya, sakit diabetes mellitus (kencing manis) dan jantung," ujarnya kepada wartawan, Selasa (18/8).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kendati demikian, Sumy menyebut riwayat kesehatan itu tidak serta merta bisa dijadikan sebagai penyebab kematian dari Sutrimo. Ia menjelaskan proses analisis dari Laboratorium Forensik sampai saat ini masih berjalan.

"Belum selesai hasil pemeriksaan labnya," tuturnya.

Lebih lanjut, ia mengakui pemeriksaan terhadap jenazah Sutrimo tidaklah mudah. Pasalnya kondisi jasad Sutrimo telah memasuki tahapan pembusukan sejak dinyatakan meninggal dunia pada Kamis (23/7) lalu.

"Karena jenazah sudah 19 hari tentu sudah busuk sekali itulah tantangannya," pungkasnya.

Sebelumnya, kuasa hukum keluarga Sutrimo, Aan Rohaeni mengatakan pihak keluarga Sutrimo tidak akan menyaksikan secara langsung proses pembongkaran makam Sutrimo secara langsung.

"Saya juga seorang orang tua. Lihat anak jatuh kepleset aja kan kita gemeter. Apalagi posisi kayak gini, pasti sangat bukan hal yang mudah," kata dia saat ditemui wartawan di kompleks makam, dilansir detikJateng, Selasa (11/8) sore.

Aan menyebut alasan keluarga tidak menyaksikan langsung ekshumasi jenazah Sutrimo karena merasa tidak kuat. Gantinya, ia akan menyaksikan langsung proses ekshumasi sebagai perwakilan dari keluarga Sutrimo.

"Memang pihak keluarga memutuskan untuk kehadirannya hanya diwakili oleh saya. Alasan keluarga tidak ikut menyaksikan, nggak bakal kuat," imbuhnya.

Sutrimo ditemukan tewas di depan klinik kecantikan Mordent, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan (Jaksel), beberapa waktu lalu.

Kematiannya menjadi tanda tanya dan disorot media. Sebab, Sutrimo sejak awal disebut sebagai kepala rumah tangga (Karumga) mantan Jampidsus Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah.

Belakangan, pihak keluarga mengakui bahwa Sutrimo memang bekerja untuk Febrie. Namun, keluarga mengaku tak tahu pekerjaan Sutrimo selama bekerja untuk Febrie.

(tfq/gil)

placeholder

Read Entire Article
Olahraga Sehat| | | |