Presiden Wacanakan Gabung Badan Geologi dan BMKG

6 hours ago 6

Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden Prabowo Subianto berencana menggabungkan Badan Geologi dengan BMKG akibat rentetan bencana alam yang melanda sebagian besar wilayah Indonesia.

Hal tersebut disampaikan dalam rapat virtual terbatas yang digelar presiden bersama sejumlah lembaga lain, termasuk Mendagri, Kemenkes, BNPB, Kapolri, dan pemda.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kepala badan geologi nanti saya kira akan kerja sama lebih erat dengan yang lain, nanti kita pikirkan apakah badan geologi diintegrasikan dengan BMKG. Tapi, ya, nanti kita bahas itu," ujar Prabowo pada rapat virtual terbatas, Senin (7/9).

Sementara itu, Kepala BMKG Teuku Faisal menguraikan paparannya soal dokumen Notice to Mariners, bahwa ada pelarangan pergerakan aktivitas kapal dalam radius 3 KM dari kawah aktif Gunung Anak Krakatau.

Ia menyebut, pelarangan ini akibat Badan Geologi menetapkan status level 3 atau siaga pada kawasan Gunung Anak Krakatau.

Dalam paparannya, BMKG menyebut tidak hanya berkoordinasi dengan Badan Geologi, tetapi juga bekerja sama dengan BNPB terutama dalam menangani pemadaman karhutla.

BMKG bersama BNPB berkoordinasi dalam operasi modifikasi cuaca yang rencananya dilaksanakan di Bandara Husein Sastranegara sebelum akhirnya ditutup.

Koordinasi tersebut dilakukan guna mencegah kerusakan mesin pesawat, penurunan jarak pandang, gangguan navigasi dan sensor pesawat, juga perubahan rute dan keterlambatan penanganan.

Bencana alam terjadi di Indonesia dalam jarak berdekatan. Pada November 2025, bencana banjir bandang menerjang sejumlah daerah provinsi di Sumatra seperti Aceh, Sumatera Barat dan Sumatera Utara.

Waktu yang berdekatan bencana hidrometeorologi juga dialami sejumlah wilayah di Pulau Jawa hingga Sulawesi. Bencana ini meliputi banjir dan tanah longsor hingga pengujung musim hujan 2026. 

Memasuki musim kemarau, kekeringan ekstrem melanda sejumlah provinsi. Kemudian ada gempa bumi di Flores, NTT, magnitudo 7 yang menewaskan ratusan orang dan menghancurkan infrastruktur. 

Terbaru, karhutla terjadi merata, terutama di wilayah Kalimantan, Sumatra, Jawa, dan Papua. Belum selesai karhutla, terjadi erupsi Gunung Api Sinabung dan Gunung Anak Krakatau.

(pak/wis)

Read Entire Article
Olahraga Sehat| | | |