Jakarta, CNN Indonesia --
Kepala Kantor Staf Kepresidenan M. Qodari merespons kabar pelantikan sejumlah pejabat oleh Presiden Prabowo Subianto pada hari ini.
Menurut Qodari, pelantikan pejabat maupun reshuffle, sepenuhnya hak prerogatif Presiden Prabowo.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Itu semua prerogatif Presiden. Kita tunggu saja perkembangan dari beliau," kata Qodari lewat pesan singkat, Senin (27/4).
Belakangan isu reshuffle Kabinet Merah Putih kembali mencuat.
Seskab Teddy Indra Wijaya juga sempat buka suara terkait isu reshuffle tersebut.
"Tunggu aja," kata Teddy di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (7/4).
Namun, Teddy tak menjawab lugas kapan reshuffle itu akan dilakukan.
"Nanti Bapak Presiden akan menceritakan," ujarnya.
Prabowo terakhir kali melakukan reshuffle pada 5 Februari 2026 lalu. Saat itu, ia melantik Juda Agung sebagai Wakil Menteri Keuangan.
Juda menggantikan posisi Thomas Djiwandono sebagai Wamenkeu. Thomas Djiwandono meninggalkan jabatan itu setelah terpilih menjabat Deputi Gubernur BI.
Thomas menggantikan Juda yang sebelumnya mengundurkan diri dari jabatan Deputi Gubernur BI.
(mnf/wis)
Add
as a preferred source on Google

8 hours ago
6














































