Mendagri Lanjut Tinjau Waekokak, Sampaikan Bantuan untuk Korban Gempa

6 hours ago 7

Jakarta, CNN Indonesia --

Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Muhammad Tito Karnavian, melanjutkan peninjauan ke daerah terdampak gempa di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Kali ini, kunjungan dilakukan di posko pengungsi Desa Waekokak, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo, Selasa (18/8).

Pada kesempatan tersebut, ia menyimak sejumlah laporan yang disampaikan warga setempat mengenai kondisi yang mereka alami pascagempa. Dirinya juga menyerahkan bantuan duka dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) kepada ahli waris korban yang meninggal dunia akibat bencana tersebut.

Bantuan duka yang diberikan Kemendagri kepada masing-masing ahli waris korban bernilai Rp15 juta. Jumlah tersebut terpisah dari bantuan serupa yang biasa disalurkan Kementerian Sosial.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pada kesempatan ini kami juga ini memberikan tali asih kepada warga yang keluarganya wafat, meninggal dunia. Nanti biasa dari Kementerian Sosial ada juga bantuan yang nilainya 15 juta rupiah, tapi ini khusus dari Kementerian Dalam Negeri kami juga memberikan dengan angka yang sama 15 juta," ujar Tito dalam keterangan tertulis, Selasa (18/8).

Di samping bantuan duka, dia turut menyerahkan bantuan senilai Rp100 juta kepada Kepala Desa Waekokak. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban masyarakat desa yang terdampak gempa.

Dirinya menyebutkan bahwa pemerintah saat ini memprioritaskan penyaluran bantuan sembako tambahan serta air minum bagi warga terdampak. Bantuan tenda dan selimut juga akan terus dioptimalkan agar kebutuhan dasar pengungsi tetap terpenuhi.

Di luar kebutuhan pokok, Tito turut menyoroti kerusakan saluran irigasi yang dilaporkan warga saat peninjauan berlangsung. Ia menyebut sekitar 100 hektare lahan irigasi mengalami kerusakan akibat gempa.

"Dan yang terakhir tadi adalah irigasi. Irigasi mungkin kalau tadi disampaikan ada 100 hektare irigasinya ada yang patah, saya akan sampaikan ini segera kepada Menteri Pertanian," lanjutnya.

Ia mencontohkan penanganan serupa yang pernah dilakukan Kementerian Pertanian (Kementan) di daerah lain, di mana persoalan irigasi persawahan diatasi dengan bantuan pompa. Melalui langkah tersebut, lahan pertanian yang sempat kering dapat kembali dialiri air.

"Sehingga airnya bisa mengaliri sawah-sawah itu yang saya sarankan nanti kepada Menteri Pertanian," tandas Tito.

Sebagai informasi, peninjauan di Desa Waekokak turut dihadiri Penjabat (Pj.) Sekretaris Daerah Nagekeo, Imanuel Ndun, dan Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri, Safrizal ZA. Sejumlah pihak terkait lain juga mendampingi selama kunjungan berlangsung.

(rir)

Read Entire Article
Olahraga Sehat| | | |