Kata Mabes TNI soal Sertifikat Pramuka Bisa Daftar TNI-Polri Tanpa Tes

4 hours ago 7

Jakarta, CNN Indonesia --

Mabes TNI merespons pernyataan Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Budi Waseso yang menyebut sertifikat Pramuka Garuda dapat digunakan untuk mendaftar TNI dan Polri tanpa tes.

Kepala Pusat Penerangan TNI Mayjen Muhammad Nas mengatakan dokumen prestasi termasuk sertifikat Pramuka Garuda akan jadi bahan pertimbangan panitia penerimaan prajurit di setiap jenjang.

Menurutnya, dokumen prestasi akan memberikan nilai lebih secara administrasi. Namun, Nas mengatakan dokumen itu bukan penentu seseorang diterima sebagai prajurit TNI.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Akan tetapi keputusan diterimanya seseorang menjadi prajurit TNI, tetap dengan perimeter sesuai Peraturan Panglima 179 Tahun 2025 tentang Penyediaan Prajurit Sukarela TNI," kata Nas saat dihubungi, Jumat (7/8).

Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen Donny Pramono sebelumnya juga mengatakan kepemilikan sertifikat atau piagam prestasi nasional dapat menjadi nilai tambah dalam proses seleksi.

"Berdasarkan ketentuan penerimaan prajurit yang berlaku saat ini, kepemilikan sertifikat atau piagam prestasi tingkat nasional, termasuk Pramuka Garuda, menjadi nilai tambah dalam proses seleksi dan dapat menjadi salah satu bahan pertimbangan pada tahapan penilaian sesuai ketentuan yang berlaku," kata Donny saat dihubungi, Kamis (6/8).

Namun, ia menegaskan seluruh calon prajurit harus tetap mengikuti mekanisme seleksi yang telah ditetapkan, mulai dari pemeriksaan administrasi, kesehatan, kesamaptaan jasmani, psikologi, mental ideologi, hingga tahapan seleksi lainnya.

Donny menyatakan hal itu penting untuk memastikan setiap prajurit yang diterima benar-benar memenuhi standar kualitas, kompetensi, dan kesiapan yang dibutuhkan TNI AD.

"Pada prinsipnya, TNI AD terus mendukung sinergi dengan Gerakan Pramuka dalam membentuk generasi muda yang berkarakter. Ke depan, implementasi berbagai bentuk kerja sama tentunya akan terus dikoordinasikan dengan pihak Kwarnas agar dipahami secara sama dan tidak menimbulkan perbedaan persepsi di masyarakat," ujarnya.

Ketua Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka Budi Waseso alias Buwas sebelumnya mengatakan sertifikat Pramuka Garuda dapat digunakan sebagai salah satu syarat dalam proses rekrutmen TNI dan Polri.

Pemegang sertifikat tersebut berkesempatan mengikuti seleksi tanpa tes sesuai ketentuan yang telah disepakati.

Budi menjelaskan kebijakan itu merupakan bagian dari kerja sama Kwarnas dengan TNI, Polri, hingga sejumlah perguruan tinggi. Langkah tersebut juga diharapkan dapat mendorong minat generasi muda untuk aktif dalam kegiatan kepramukaan.

"Setiap Pramuka Garuda ya, itu nanti yang dari Penegak yang memenuhi syarat atas sebagai Pramuka Garuda, bila mau jadi polisi bisa langsung tanpa tes. Ke TNI juga gitu, termasuk Perguruan Tinggi, dan sekarang itu sudah berjalan," kata Budi alias Buwas usai ziarah ke Makam Bung Karno, Selasa (4/8).

Menurut Budi, mekanisme rekrutmen melalui jalur Pramuka Garuda telah disempurnakan, termasuk dari sisi sistem penilaian agar sesuai dengan aturan dan prosedur yang berlaku di masing-masing institusi.

(yoa/isn)

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Olahraga Sehat| | | |