Jakarta, CNN Indonesia --
Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) mengerahkan tiga kapal perang untuk membantu pencarian lima jurnalis serta tiga awak kapal saat meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau (GAK) di Selat Sunda.
Adapun kapal yang dikerahkan yakni Kapal Republik Indonesia (KRI) Leuser-924, Kapal Republik Indonesia (KRI) Kerambit-627, dan Kapal Republik Indonesia (KRI) Lepu-861.
"Dalam upaya pencarian tersebut, unsur Pangkalan TNI AL (Lanal) Banten juga mengerahkan Kapal Angkatan Laut (KAL) Anyer I.3-64 dan Rigid Hulled Inflatable-Boat (RHIB) Peucang untuk melaksanakan penyisiran di sejumlah sektor perairan yang diduga menjadi lokasi terakhir keberadaan jurnalis tersebut," kata TNI AL dalam keterangan tertulisnya, Rabu (9/9).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, TNI AL (Lanal) Lampung juga menyediakan Kapal Angkatan Laut (KAL) Siaga guna dukung penyisiran area hilangnya korban juga sekaligus memantau aktivitas Gunung Anak Krakatau (GAK).
Pengerahan kapal-kapal ini diharapkan mampu memperkuat operasi pencarian serta memperluas area penyisiran di sekitar perairan Selat Sunda.
"TNI AL akan terus mengoptimalkan kemampuan unsur operasionalnya dalam mendukung pencarian hingga korban ditemukan," tulisnya.
Sebelumnya, speed boat yang membawa lim jurnalis yang hendak meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau dilaporkan hilang kontak di Perairan Selat Sunda, Kabupaten Pandeglang, Banten.
Berdasarkan informasi awal, rombongan bertolak dari Dermaga Pagedongan, Carita, Pandeglang, pada Senin (7/9) sekitar pukul 14.00 WIB.
Salah satu jurnalis sempat mengirimkan titik lokasi terakhir sekitar pukul 14.42 WIB. Namun, komunikasi dengan rombongan kemudian terputus sekitar pukul 15.04 WIB.
Sejak saat itu, keberadaan mereka belum diketahui. Tim SAR kemudian melakukan pencarian berdasarkan titik komunikasi dan lokasi terakhir yang diketahui.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten selaku SAR Mission Coordinator Al Amrad menyampaikan bahwa delapan orang yang berada di dalam speed boat terdiri dari dua awak kapal, seorang pemandu atau guide, serta lima jurnalis.
Untuk awak kapal dalam speedboat itu adalah Warta (55) selaku kapten kapal; Surakman (60) selaku anak buah kapal (ABK), dan Heriyanto (49) selaku guide.
Sementara untuk lima jurnalis yang ada di dalam speed boat itu yakni pewarta foto LKBN ANTARA M Bagus Khoirunnas, Ari Basuki (Merdeka), Yudhis (iNews), Daus (Anadolu) serta Donal (pewarta lepas/freelance).
(knf/isn)

2 hours ago
3
















































