Satgas Cartenz Ringkus DPO Prioritas Homi Heluka di Yahukimo

16 hours ago 6

Jakarta, CNN Indonesia --

Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 meringkus dua orang anggota kelompok kriminal bersenjata (KKB) yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) prioritas di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan.

Dua DPO yang diringkus itu adalah Homi Heluka dan Simak Kipka. Keduanya disebut diduga memiliki peran penting dalam sejumlah aksi kekerasan di Yahukimo.

Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Brigjen Faisal Ramadhani menjelaskan Homi Heluka memiliki rekam jejak dugaan keterlibatan dalam sejumlah tindak pidana antara lain penembakan anggota Polri di Jalan arah Logpon pada 2022 yang menyebabkan korban meninggal dunia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lalu pembakaran mobil Sat Binmas di Jalan Paradiso pada 28 Januari 2025, keterlibatan dalam pembunuhan warga pendulang emas pada April 2025.

"Penembakan anggota Kodim Serka Segar Mulyana pada 16 Juni 2025, serta penganiayaan berat terhadap warga sipil dan penembakan terhadap warga bernama Suwono pada 12 Februari 2026," kata Faisal dalam keterangan tertulis, Sabtu (21/2).

Sementara itu, ia menjelaskan Simak Kipka ditangkap terkait dugaan keterlibatan dalam aksi pembakaran mobil Mitsubishi Triton milik Kepala Desa Almadi pada 18 Februari 2026 di sekitar Kantor DPRD Yahukimo.

Saat ini, dua tersangka itu berada di Polres Yahukimo untuk menjalani pemeriksaan intensif serta pengembangan lebih lanjut untuk mengungkap jaringan dan kemungkinan keterlibatan pelaku lain.

Peningkatan tren kekerasan KKB

Lebih lanjut, ia menjelaskan adanya peningkatan signifikan gangguan keamanan di Yahukimo.

Tren kekerasan yang dilakukan KKB disebut mengalami lonjakan drastis dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Berdasarkan data yang dipaparkan, pada periode Januari hingga Februari 2025 tercatat tiga kejadian gangguan keamanan. Sementara pada periode yang sama di tahun 2026, jumlah tersebut meningkat menjadi 23 kejadian hingga pertengahan Februari.

"Ada situasi yang sangat signifikan dan ini sudah kami prediksi. Eskalasi ini meningkat sejak kaburnya Kopi Tua Heluka dari Lapas Wamena pada 25 Februari 2025 lalu. Sejak saat itu, gangguan keamanan di Yahukimo terus menunjukkan tren kenaikan," katanya.

Faisal mengatakan untuk menekan ruang gerak kelompok bersenjata, Satgas Damai Cartenz menambah kekuatan personel secara masif sejak awal tahun.

Pada Januari 2026, jumlah personel ditingkatkan dari sekitar 80 orang menjadi 150 personel. Selanjutnya pada Februari 2026, kembali ditambah 50 personel sehingga total kekuatan yang dikerahkan di Yahukimo mencapai sekitar 250 personel.

"Penambahan ini difokuskan untuk langkah pencegahan aksi dan pengejaran terhadap anggota kelompok yang sudah masuk dalam DPO kami," ujarnya.

(tfq/kid)

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Olahraga Sehat| | | |