Jakarta, CNN Indonesia --
Polisi mengungkap pekerja rumah tangga (PRT) yang tewas setelah nekat melompat dari lantai 4 sebuah indekos di kawasan Benhil, Tanah Abang, Jakarta Pusat masih berusia 15 tahun.
Dalam insiden itu ada dua PRT yang nekat melompat. Satu korban dinyatakan meninggal dunia dan satu lainnya mengalami luka.
"Usia 15 yang meninggal," ujar Kapolsek Tanah Abang AKBP Dhimas Prasetyo saat dikonfirmasi, Jumat (24/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terpisah, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan insiden tersebut saat ini masih dalam proses penyelidikan.
"(Penanganan) masih gabungan Polres Jakpus dan Ditreskrimum Polda Metro Jaya," ucap Budi.
Sebelumnya, dua orang pekerja rumah tangga (PRT) diduga melompat dari lantai 4 sebuah indekos di kawasan Benhil, Tanah Abang, Jakarta Pusat, pada Rabu (22/4) malam. Salah satu PRT dilaporkan tewas dalam insiden itu.
Dari hasil pendalaman sementara, diduga dua PRT itu nekat melompat lantaran tidak betah bekerja dan ingin kabur.
"Orang itu katanya enggak betah. Terus dia kabur sama saksi satu. Jadi berdua loncat dari lantai 4. Satu meninggal, satu patah tangan," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Roby Saputra kepada wartawan, Kamis (23/4).
Masih dari keterangan korban selamat, mereka mengaku tak betah lantaran majikannya galak. Namun, kata Roby, hal ini masih perlu dilakukan pendalaman.
"Iya, galak, galak. Begitulah, sadis lah, galak. Nah itu kan bisa saja dengan omongan, bisa saja dengan tindakan. Kita juga belum tahu karena belum selesai pemeriksaan," tutur dia.
Sejauh ini, polisi telah meminta keterangan dari majikan kedua PRT tersebut. Rencananya, pihak agen penyalur juga akan diperiksa oleh pihak berwajib.
(dis/isn)
Add
as a preferred source on Google

1 day ago
9
















































