Perumahan Periuk Damai Kota Tangerang Terendam Banjir 3 Meter

11 hours ago 7

Jakarta, CNN Indonesia --

Ratusan rumah di Perumahan Periuk Damai, Kelurahan Periuk, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang, Banten, masih terendam banjir hingga ketinggian tiga meter pada Senin (9/3). Banjir dipicu luapan air dari Danau Situ Bulakan serta jebolnya tanggul di aliran Kali Sabi.

Sedikitnya 286 kepala keluarga yang tersebar di lima RT di RW 08 Perumahan Periuk Damai, masih terdampak banjir di hari kedua. Warga terpaksa mengungsi di Masjid Al Jihad karena ketinggian air di kawasan permukiman masih mencapai sekitar dua hingga tiga meter.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Banjir terjadi setelah debit air dari Danau Situ Bulakan meluap, ditambah jebolnya tanggul di aliran Kali Sabi yang tidak lagi mampu menampung debit air usai hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut sejak Sabtu (7/3) malam.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang menyebut warga telah bertahan selama satu hari satu malam di lokasi pengungsian karena ketinggian air di permukiman masih mencapai sekitar dua meter lebih.

Kepala Bidang BPBD Kota Tangerang Andia mengatakan, pada hari kedua banjir sebagian wilayah timur Kota Tangerang seperti Ciledug, Karang Tengah, Larangan dan Pinang mulai surut, namun penanganan kini difokuskan di wilayah barat, khususnya Kecamatan Periuk.

"Penyusutan air di kawasan Periuk terjadi namun belum signifikan, yakni hanya sekitar 20 sentimeter dalam kurun waktu 12 jam terakhir," ujar Andia.

BPBD mencatat masih ada sekitar seribu kepala keluarga yang mengungsi di lima titik pengungsian yang tersebar di wilayah terdampak.

"Evakuasi terus kami upayakan demi keselamatan warga dan agar penyaluran bantuan seperti layanan kesehatan dan kebutuhan dasar bisa lebih mudah dilakukan," kata Andia.

Meski demikian, sebagian warga masih memilih bertahan di lantai dua rumah mereka sambil menunggu air banjir surut.

(dod/wis)

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Olahraga Sehat| | | |