Jakarta, CNN Indonesia --
Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus membantah pihaknya pernah menyatakan dukungan untuk menutup jaringan bisnis waralaba atau ritel modern Alfamart dan Indomart di seluruh Indonesia.
Lasarus mengatakan klaim dukungan tersebut tendensius dan hoaks.
"Saya sampaikan dan bisa disaksikan lewat rekaman rapat antara Komisi V DPR RI dan Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal tidak ada pernyataan kami yang meminta Alfamart dan Indomaret supaya ditutup," ujar Lasarus dalam keterangannya, Senin (23/2).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pernyataan itu disampaikan Lasarus merespons video rapat pada 12 November 2025 bersama Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Yandri Susanto yang kembali beredar baru-baru ini.
Menurut Lasarus, penyebar video melalui unggahan media sosial Instagram tersebut memiliki niatan tertentu dan tidak bertanggung jawab.
"Sekali lagi saya ingin sampaikan Instagaram yang beredar dengan menampilkan foto Ketua DPRRI Ibu Puan Maharani dengan tulisan 'DPR DUKUNG MENTERI DESA TUTUP ALFAMART-INDOMARET DEMI KOPERASI DESA' adalah berita HOAX dan tendensius," ujar politikus PDIP itu.
Menurut Lasarus, kala itu dirinya hanya mengatakan agar Alfamart dan Indomart mestinya hanya cukup sampai tingkat kabupaten kota. Usulan itu didasarkan atas keluhan para pedagang kelontong yang kalah bersaing dengan jaringan waralaba Alfamart dan Indomart.
"Saya menyampaikan pemikiran supaya Alfamart dan Indomaret cukup sampai kabupaten dan kecamatan saja," ujar Lasarus.
"Dengan pemikiran biarlah rantai pasok kebutuhan pokok masyarakat desa dan dusun beri kesempatan kepada pedagang sembako di Desa dan Dusun serta Bumdes atau Koperasi Desa saja. Bukti rekaman bisa dilihat secara terbuka di laman pemberitaan resmi DPR," imbuhnya.
Sementara, dalam pernyataannya kala itu, Sebelumnya, Yandri mengatakan, jika Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih sudah berjalan, maka penyebaran bisnis minimarket harus disetop.
"Saya setuju sekali di forum terhormat ini, Pak Ketua, kalau Kopdes itu sudah berjalan, sejatinya Alfamart dan Indomaret setop," ujar Yandri, saat rapat dengan Komisi V DPR di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu, 12 November 2025.
(thr/dal)

6 hours ago
5















































