Kementerian PU Salurkan 8.000 Liter Air Bersih ke Halmahera Timur

11 hours ago 6

Jakarta, CNN Indonesia --

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menyalurkan 8.000 liter air bersih kepada warga Desa Dodaga, Kecamatan Wasile Timur, Kabupaten Halmahera Timur, Maluku Utara, yang terdampak kekeringan akibat musim kemarau.

Penyaluran bantuan dilakukan melalui Direktorat Jenderal Sumber Daya Air bersama Balai Wilayah Sungai (BWS) Maluku Utara pada Sabtu (1/8). Air bersih didistribusikan secara bertahap menggunakan dua mobil tangki berkapasitas masing-masing 4.000 liter.

Bantuan tersebut menyasar sekitar 150 kepala keluarga (KK) atau sekitar 300 jiwa yang mengalami keterbatasan akses terhadap air bersih selama musim kemarau.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo mengatakan ketersediaan air bersih menjadi fondasi penting bagi pembangunan berkelanjutan, terutama di wilayah yang menghadapi keterbatasan sumber daya air serta dampak perubahan iklim.

"Di tengah dunia yang terus berubah dan penuh ketidakpastian, air menjadi fondasi yang sangat penting bagi pembangunan berkelanjutan," kata Menteri Dody.

Selain memenuhi kebutuhan mendesak masyarakat, Kementerian PU juga menjalankan strategi jangka menengah dan panjang untuk mengantisipasi ancaman kekeringan, termasuk dampak fenomena El Nino.

Menurut Dody, pemerintah terus mengoptimalkan pengelolaan sumber daya air melalui bendungan, embung, jaringan irigasi, hingga operasi waduk agar pasokan air baku dan air irigasi tetap terjaga.

"Strategi Kementerian PU adalah memastikan ketersediaan air baku dan air irigasi tetap terjaga melalui optimalisasi bendungan, embung, jaringan irigasi, operasi waduk, serta berbagai langkah antisipatif lainnya sehingga kebutuhan air masyarakat dan irigasi tetap terpenuhi meski menghadapi ancaman kekeringan akibat El Nino," ujar Menteri Dody.

Sementara itu, Kepala BWS Maluku Utara M. Saleh Talib mengatakan proses distribusi berlangsung tanpa kendala. Tim menempuh perjalanan sekitar 20 kilometer atau sekitar satu jam menuju lokasi dengan kondisi cuaca yang mendukung.

Ia menambahkan, pihaknya terus berkoordinasi dengan pemerintah desa untuk menentukan titik distribusi prioritas serta memastikan pembagian air dilakukan secara adil dan merata.

"Distribusi air bersih dilakukan dengan menempuh jarak sekitar 20 kilometer, dengan waktu tempuh kurang lebih satu jam menuju lokasi. Seluruh kegiatan berlangsung lancar dan didukung dengan kondisi cuaca yang cerah," kata Saleh.

Di samping itu, tim BWS Maluku Utara juga terus berkoordinasi dengan perangkat desa untuk menentukan titik distribusi prioritas dan teknis pembagian air secara adil dan merata, serta melakukan pemantauan terhadap ketersediaan air bagi masyarakat.

"Kami memperkuat koordinasi untuk memastikan bantuan tepat sasaran. Sebagai tindak lanjut, kami juga akan terus memantau kondisi ketersediaan air bersih serta menyiapkan langkah penanganan lanjutan apabila kondisi kekeringan masih berlangsung," tandas Saleh.

(ory/ory)

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Olahraga Sehat| | | |