Jelang Imlek, DKI Gelar Festival Lampion dan Barongsai di Sejumlah Titik

3 hours ago 1

Jakarta, CNN Indonesia --

Dalam menyambut perayaan Imlek tahun 2026, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan menggelar festival lampion hingga pertunjukan barongsai di sejumlah titik ibu kota negara RI ini.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyebut pihaknya telah berkoordinasi dengan pemerintah pusat sejak pekan lalu dalam mempersiapkan perayaan Imlek tahun ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Minggu lalu kami, antara pemerintah pusat dan pemerintah Jakarta sudah mengadakan rapat bersama untuk menyambut Imlek ini. Beberapa kegiatan sudah disepakati, termasuk yang di Lapangan Banteng," ujar Pramono di Jakarta Pusat, Selasa (3/2).

Cap Go Meh di Glodok

Ia menambahkan, Pemprov DKI Jakarta juga akan menggelar perayaan Cap Go Meh di kawasan Glodok, Jakarta Barat, serta sejumlah pertunjukan barongsai di kawasan Sudirman-Thamrin.

Pramono mengatakan sejumlah gedung terutama di kawasan SCBD, mulai dipasang lampion menjelang perayaan Imlek.

Pemprov DKI menargetkan suasana kota lebih meriah dan berwarna, serupa dengan perayaan Natal tahun lalu.

"Termasuk kemudian kalau dilihat mulai sekarang kan mulai beberapa gedung ada pemasangan lampion dan sebagainya, terutama di SCBD dan sebagainya. Jadi prinsipnya akan kami buat lebih colorful, meriah, seperti ketika kita menyambut Natal kemarin," kata dia.

Pramono mengatakan, rangkaian perayaan Imlek di Jakarta akan berlangsung hingga 17 Februari 2026. Setelah itu, suasana kota akan diganti dengan perayaan menyambut bulan Ramadhan.

"Itu akan berakhir tanggal 17 Februari, karena tanggal 18 sudah mulai apa, Puasa. Suasananya total nanti akan kita ganti dengan menyambut Puasa sampai dengan Idulfitri. Jadi Jakarta saya yakin akan menjadi lebih menarik dan colorful, terutama ketika tanggal 18 sampai dengan Idulfitri," ucap Pramono.

Insentif pajak untuk mal yang beri diskon

Pemprov DKI, kata Pramono, juga menyiapkan insentif pajak bagi beberapa pusat perbelanjaan yang memberikan diskon.

Menurutnya, kebijakan tersebut diambil guna mendorong daya beli sekaligus membuat belanja lebih terjangkau bagi masyarakat.

"Pengalaman kami kemarin ketika menyambut Natal, seperti yang teman-teman ketahui, akhirnya Natal-Tahun Baru itu transaksinya sampai dengan Rp15,2 triliun dan itu rekor yang pernah diperoleh oleh Jakarta," kata Pramono.

"Karena itu tadi, kami lombakan, kami berikan insentif pajak, dan jamnya juga diperbolehkan sampai jam malam dan itulah yang membuat Jakarta begitu menarik ketika Natal dan Tahun Baru kemarin," tutupnya.

(nat/kid)

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Olahraga Sehat| | | |