Jakarta, CNN Indonesia --
Asosiasi penyelenggara umrah melalui Himpunan Penyelenggara Umrah dan Haji (Himpuh) meminta dispensasi pemerintah menyusul penundaan keberangkatan sejumlah jemaah akibat eskalasi konflik yang memanas di Timur Tengah.
Ketua Umum Himpuh Firman Taufik berharap pemerintah mengambil langkah solutif setelah ratusan jemaah kini tertahan, mulai dari keberangkatan hingga keberangkatan.
"Kalau cuma imbauan tanpa solusi, rasanya kurang pas dengan marwah kementerian yang seharusnya selalu hadir untuk jemaah," ujar Firman saat dihubungi, Senin (2/3).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berdasarkan data Himpuh, kata Firman, imbas konflik yang memanas dan penutupan jalur udara di hampir seluruh negara Timur Tengah, para jemaah kini tertahan, baik di Arab Saudi, Indonesia, maupun negara transit.
Namun, kata Firman, yang paling memberatkan bagi panitia penyelenggara ibadah umrah (PPIU), adalah penundaan bagi jemaah yang akan berangkat.
Sebab, mereka telah menyiapkan semua kebutuhan jemaah di Arab Saudi, mulai dari logistik, transportasi, hingga penginapan. Himpuh, ujar Firman, mendukung langkah pemerintah agar semua keberangkatan umrah ke Arab Saudi ditunda sementara.
Namun, menurut dia, pemerintah juga harus mengambil langkah mitigasi terkait persiapan yang sudah dilakukan jemaah.
"Mereka sudah melakukan pembayaran kepada pihak penyelenggara. Baik itu hotel, tiket dan sebagainya. Itu posisinya akan jadi seperti apa, itu juga harus dijelaskan kepada pemerintah," ujar Firman.
Kementerian Haji dan Umrah RI mengimbau calon jemaah umrah yang dijadwalkan berangkat ke Tanah Suci dalam waktu dekat, untuk menunda keberangkatannya seiring dengan gejolak keamanan di kawasan Timur Tengah imbas Perang Israel-Iran.
Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Dahnil Anzar Simanjuntak menegaskan imbauan tersebut merupakan bentuk kehati-hatian pemerintah dalam memastikan keamanan warga negara.
"Mempertimbangkan kondisi Timur Tengah yang tidak menentu dan eskalasinya semakin tinggi, kami mengimbau jemaah umrah yang akan berangkat dalam waktu dekat untuk menunda keberangkatannya," ujar Wamenhaj di Jakarta, Minggu (1/3).
(thr/isn)

6 hours ago
4

















































