Hasil Autopsi Eks Istri Polisi Tewas di Medan: Satu Tembakan di Kepala

3 hours ago 7

Medan, CNN Indonesia --

Hasil autopsi terhadap L, mantan istri polisi Bripka IH yang tewas akibat luka tembak di rumah di Kompleks Bumi Asri, Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut) menunjukkan tidak adanya tanda-tanda kekerasan maupun penganiayaan pada tubuh korban.

Kapolrestabes Medan Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak mengatakan temuan tersebut berdasarkan pemeriksaan dokter forensik yang melakukan autopsi di RS Bhayangkara Medan.

"Dari keterangan para ahli, yang pertama adalah dokter forensik yang melakukan autopsi, bahwa tidak ada bekas-bekas kekerasan atau bekas-bekas apa pun, benda tumpul, benda tajam yang melukai korban," ujarnya, Rabu (5/8).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia menyebutkan hasil pemeriksaan forensik memperkuat dugaan bahwa korban meninggal dunia akibat bunuh diri. Kesimpulan tersebut juga didukung oleh keterangan dua saksi yang berada di lokasi saat kejadian, yakni mantan suami korban Bripka IH dan anak mereka.

Satu tembakan di bagian kepala

Hasil autopsi menunjukkan bahwa ada satu luka tembak di bagian kepala mantan istri polisi tersebut.

"Hanya ada satu luka tembak yang berada di bagian kepalanya, yang dilakukan bunuh diri seperti yang saya jelaskan. Ini juga dikuatkan dengan dua saksi IH dan anak korban," jelasnya.

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Sumatera Utara Kombes Pol Ferry Walintukan mengatakan peristiwa itu terjadi pada Minggu (2/8) sekitar pukul 16.00 WIB. Saat itu korban bersama suami dan anaknya istirahat di rumah Bumi Asri Medan, Kelurahan Cinta Damai, Kecamatan Medan Helvetia.

"Jadi hari Minggu sore, itu kan mereka lagi istirahat di rumah. Ya, kan suaminya (polisi) dan anaknya juga ada," ujarnya.

Saat istirahat, tambah Kombes Pol Ferry, Bripka IH heran tasnya dalam kondisi sudah terbuka. Ketika diperiksa ternyata senjata api yang ada di dalam tas itu sudah hilang.

"Jadi tahu-tahu pas lagi istirahat, senjata suaminya yang ada di dalam tas itu sudah gak ada. Senpinya itu kan ditaruh di dalam tas. Tahu-tahu di tas itu dilihat, loh kok sudah ini, sudah terbuka pas beliau mengecek, siapa yang mengambil senjata itu," urainya.

Belakangan Bripka IH baru menyadari senjata api itu sudah diambil istrinya. Bripka IH pun mendengar suara tembakan dari kamar mandi. Kemudian Bripka IH mendobrak kamar mandi tersebut. Saat diperiksa ternyata L sudah meninggal dunia.

"Waktu itu akhirnya diketahui bahwa yang mengambil (senjata) itu istrinya. Dan istrinya pada saat itu ada di kamar mandi. Kemudian beliau menanyakan, tahu-tahu ada terdengar bunyi tembakan di dalam kamar mandi," sebutnya.

(fnr/dal)

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Olahraga Sehat| | | |