Jakarta, CNN Indonesia --
Sebanyak 102 warga dievakuasi akibat dampak kebakaran Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, yang hingga memasuki hari keenam pada Minggu (5/7) belum sepenuhnya berhasil dipadamkan.
Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang, para pengungsi merupakan warga Desa Tanjakan Mekar, Kecamatan Rajeg. Mereka ditempatkan di posko pengungsian yang disiapkan pemerintah daerah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bupati Tangerang Maesyal Rasyid mengatakan pemerintah telah membuka dua posko pengungsian, yakni di Kantor Desa Tanjakan Mekar dan Kantor Desa Rajeg Mulya, untuk menampung warga terdampak.
"Dari hari pertama sampai hari keenam, warga terdampak kami tempatkan di dua posko," kata Maesyal.
Selain mengevakuasi warga, pemerintah daerah juga terus memantau dampak kesehatan akibat paparan asap kebakaran. Hingga saat ini, tercatat 72 warga mengalami infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) dan masih menjalani penanganan oleh tenaga medis.
"Yang utama adalah kesehatan petugas dan masyarakat. Dinas Kesehatan dan puskesmas stay di posko pengungsian," jelasnya.
Kebakaran TPA Jatiwaringin terjadi sejak Selasa (30/6) dan hingga kini masih dalam proses penanganan. Operasi pemadaman melibatkan petugas pemadam kebakaran, personel Manggala Agni, alat berat, serta helikopter water bombing.
Meski belum sepenuhnya padam, kondisi kebakaran mulai terkendali. Titik api yang masih aktif tersisa sekitar 3,6 persen atau berada di area seluas 1,68 hektare dari total sekitar 18 hektare lahan yang sebelumnya terbakar.
(fea)
Add
as a preferred source on Google

5 hours ago
2
















































