Jakarta, CNN Indonesia --
Direktur Utama PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten (Bank BJB) tahun 2019-Maret 2025, Yuddy Renaldi, diperiksa penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada hari ini, Kamis (13/8).
Yuddy merupakan tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan iklan di Bank BJB tahun anggaran 2021-2023. Ia datang ke Gedung Merah Putih KPK sekitar pukul 10.42 WIB.
"Pada hari ini saudara YR [Yuddy Renaldi] selaku Direktur Utama PT Bank BJB tahun 2019-2025 memenuhi panggilan pemeriksaan oleh Penyidik," ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo melalui keterangan tertulis, Kamis (13/8).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pemeriksaan kepada yang bersangkutan dalam kapasitas sebagai tersangka," lanjutnya.
Budi belum bisa memberikan informasi apakah Yuddy nantinya akan langsung ditahan atau tidak.
Pada hari ini, KPK juga memanggil delapan orang saksi dari unsur media massa.
Sebelumnya, tepatnya pada Senin (10/8), KPK sudah lebih dulu menahan empat orang tersangka.
Mereka ialah Pemimpin Divisi Change Management Office Bank BJB sekaligus eks Pemimpin Divisi Corporate Secretary Bank BJB 2020-2024, Widi Hartoto; Direktur PT Cakrawala Kreasi Mandiri & Pemilik PT Antedja Muliatama, Ikin Asikin Dulmanan; Direktur PT Wahana Semesta Bandung Ekspres, Suhendrik; dan Komisaris PT Cipta Karya Sukses Bersama, Elang Sophan Jaya Kusuma.
"Keempat tersangka dilakukan penahanan untuk 20 hari pertama, terhitung sejak tanggal 10 Agustus sampai dengan 29 Agustus 2026 di Rutan Cabang Gedung Merah Putih KPK," ujar Pelaksana Tugas Direktur Penyidikan KPK, Achmad Taufik Husein, dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih, Jakarta, Senin (10/8) malam.
(ryn/isn)

11 hours ago
5















































