Disebut Makan Uang Rakyat, Sahroni Ogah Terima Gaji DPR hingga 2029

3 hours ago 1

Jakarta, CNN Indonesia --

Wakil Ketua Komisi III DPR, Ahmad Sahroni mengumumkan tak akan menerima gajinya sebagai anggota dewan hingga akhir masa jabatannya pada 2029.

Pernyataan itu ia sampaikan usai dirinya kembali aktif sebagai anggota DPR dan pimpinan Komisi III, setelah enam bulan menjalani sanksi penonaktifan buntut demo Agustus 2025.

"Gebrakannya mungkin gaji gua sebagai anggota DPR mau gua serahkan ke yayasan Kitabisa agar dapat dipergunakan sebagaimana mestinya membantu mereka-mereka yang butuh," kata Sahroni di kompleks parlemen, Selasa (10/3).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Politikus Partai NasDem itu mengaku tak tahu persis besaran gajinya sebagai anggota DPR. Langkah itu dia lakukan sekaligus untuk menepis anggapan yang menyebut dirinya selama ini menerima gaji dari pajak rakyat.

"Karena kan kemarin tuh orang menganggap gue nih kan dianggap mengambil uang rakyat, mengambil, loe terima uang dari pajak gitu kan. Ya selama ini yang kita enggak pernah tahu gajinya berapa," ujar Sahroni.

Dengan tidak menerima gajinya sebagai anggota DPR, Sahroni ingin uang tersebut nantinya bisa digunakan oleh pihak yang lebih membutuhkan. Dia memilih Yayasan Kitabisa agar sekaligus dipertanggungjawabkan secara terbuka.

"Nah itu menjelaskan bahwa bukan maksud yang lain tapi kita pengen secara pribadi gue, karena gue sebagai businessman juga," katanya.

Sahroni mengaku akan segera mengkomunikasikan niatnya itu dengan bagian Kesetjenan DPR. Nantinya, gaji yang dia terima setiap bulan akan auto-debet ke rekening Kitabisa.

"Jadi entar kan Kesekjenan kirim ke kita rekening pribadi tuh, nanti gua minta bikin auto-debet langsung ke rekening Kitabisa," katanya.

(isn/thr/isn)

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Olahraga Sehat| | | |