Desa Sainoa Gelar Turnamen Olahraga Antar Desa, Satukan Warga Tiga Kecamatan

13 hours ago 4

MOROWALI , Sulawesi Tengah— Pemerintah Desa Sainoa bersama Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan Karang Taruna Desa Sainoa menggelar turnamen olahraga antar desa yang melibatkan peserta dari tiga kecamatan di Kabupaten Morowali. Kegiatan ini berlangsung meriah dan mendapat sambutan antusias dari masyarakat yang memadati arena pertandingan sejak hari pertama pelaksanaan.

Turnamen resmi dibuka pada 5 April 2026 dan dihadiri Camat Bungku Selatan bersama unsur pemerintah desa, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta warga setempat. Sementara penutupan kegiatan dijadwalkan berlangsung pada 25 April 2026. Selama pelaksanaan, suasana penuh semangat dan kebersamaan tampak mewarnai setiap pertandingan.

Peserta turnamen berasal dari sejumlah desa di Kecamatan Bungku Selatan, Kecamatan Sombori Kepulauan, dan Kecamatan Menui Kepulauan. Di antaranya Desa Bungintende, Boelimau, Panimbawang, Umbele Lama, Polewali, Pulau Dua Darat, Pulau Tiga, Pulau Tengah, serta Desa Samarengga sebagai perwakilan Kecamatan Menui Kepulauan. Kehadiran peserta dari berbagai wilayah tersebut menunjukkan tingginya semangat masyarakat dalam mendukung kegiatan olahraga dan silaturahmi antar desa.

Berbagai cabang olahraga dipertandingkan dalam kegiatan ini, mulai dari sepak bola yang menjadi pertandingan utama, bola voli putra dan putri, sepak takraw, hingga bola dangdut yang menghadirkan hiburan tersendiri bagi masyarakat. Selain cabang olahraga, panitia juga menggelar sejumlah lomba rakyat seperti karaoke dan balap katinting yang semakin menambah semarak suasana.

Kepala Desa Sainoa, Aswin, selaku penyelenggara kegiatan menyampaikan bahwa turnamen ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga wadah mempererat hubungan persaudaraan antar masyarakat dari berbagai desa. Menurutnya, olahraga merupakan sarana efektif untuk membangun kekompakan, kebersamaan, serta semangat sportivitas di tengah masyarakat.

“Melalui kegiatan ini kami ingin mempertemukan masyarakat dari berbagai desa dalam suasana yang penuh persaudaraan. Turnamen ini bukan hanya soal menang dan kalah, tetapi bagaimana kita menjaga silaturahmi, memperkuat persatuan, dan memberi ruang positif bagi generasi muda untuk menyalurkan bakatnya, ” ujarnya.

Ia menambahkan, antusias masyarakat yang tinggi selama kegiatan berlangsung menjadi bukti bahwa kebersamaan dan semangat gotong royong masih sangat kuat di tengah masyarakat pedesaan. Dukungan warga, baik sebagai peserta maupun penonton, menjadi energi tersendiri bagi panitia dalam menyukseskan kegiatan tersebut.

“Kami sangat bersyukur melihat masyarakat begitu antusias. Ini menandakan bahwa olahraga masih menjadi perekat kebersamaan masyarakat. Kami berharap suasana seperti ini terus terjaga dan semakin kuat ke depannya, ” tambahnya.

Ke depan, Pemerintah Desa Sainoa berharap turnamen olahraga antar desa tersebut dapat menjadi agenda rutin tahunan dengan cakupan peserta yang lebih luas dan cabang perlombaan yang semakin beragam.

Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan mampu melahirkan atlet-atlet muda potensial yang dapat membawa nama daerah ke tingkat yang lebih tinggi.

“Harapan kami, kegiatan ini bisa terus berlanjut setiap tahun, lebih meriah lagi, dan menjadi wadah lahirnya bibit-bibit atlet muda dari desa-desa di wilayah kita, ” tutupnya.

Turnamen olahraga antar desa di Desa Sainoa diharapkan tidak hanya menjadi hiburan masyarakat, tetapi juga menjadi simbol persatuan, kebersamaan, dan semangat membangun hubungan harmonis antarwilayah di Kabupaten Morowali.

Read Entire Article
Olahraga Sehat| | | |