7 Saksi Dugaan Penipuan Dam-Badal haji Diperiksa Saat Tiba di Bandara

5 hours ago 6

Jakarta, CNN Indonesia --

Sebanyak tujuh orang diperiksa Polda Jawa Barat (Jabar) terkait dugaan penipuan bermodus pembayaran dam dan badal haji.

Mereka diperiksa dengan status sebagai saksi sesaat setibanya mereka di Tanah Air usai terbang pulang dari Tanah Suci.

Pemeriksaan dilakukan sesaat setelah para saksi tiba di Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Majalengka, usai menunaikan ibadah haji.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Jabar Boy Hari Novian mengatakan pihaknya bersama Polda Jabar serius menangani laporan dugaan pelanggaran yang melibatkan salah satu Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) di provinsi tersebut.

"Pada kesempatan ini kami didampingi pihak Polda Jawa Barat melakukan penanganan atau klarifikasi terhadap kasus yang sedang viral berkaitan dengan salah satu KBIHU di Jawa Barat," kata dia di BIJB Kertajati, Majalengka, dikutip dari detikJabar.

"Ini menunjukkan bahwa kami dari Kementerian Haji dan Umrah bersama Polda serius menangani laporan yang disampaikan para jemaah terkait dugaan pelanggaran yang dilakukan KBIHU," sambungnya.

Dia menerangkan pihak berwenang sejauh ini masih sebatas pengumpulan keterangan dan klarifikasi mengenai pelaksanaan dam serta badal haji di Arab Saudi.

"Kami sedang mencari dan mengklarifikasi terhadap para KBIHU dan juga para jemaah terhadap dari kegiatan dam yang dilaksanakan di Arab Saudi seperti apa, dan juga badal haji itu dilakukan oleh KBIHU itu seperti apa. Dan semua ini masih dalam tahapan pengklarifikasian dari pihak Polda," ujarnya.

Boy menegaskan, dugaan yang sebelumnya disampaikan pihak Kementerian Haji dan Umrah masih terus didalami dan belum dapat dipastikan kebenarannya.

"Ini yang sedang kita dalami seperti apa. Mungkin klarifikasinya karena yang melaksanakan itu punya wewenang dari pihak Polda," jelasnya.

"Mudah-mudahan secepatnya nanti kita akan temukan seperti apa kebenaran yang dilaksanakan oleh KBIHU tersebut. Pada intinya kami meminta para jemaah dan KBIHU memberikan keterangan yang sebenar-benarnya kepada pihak Polda," sambung Boy.

Peran para saksi

Menurut Boy, hingga saat ini terdapat tujuh orang yang telah dimintai keterangan.

Mereka terdiri dari jemaah, pengurus KBIHU, hingga perangkat kloter yang dinilai mengetahui peristiwa tersebut.

"Sementara ini ada tujuh orang yang telah dilakukan pemeriksaan, baik dari jemaah, kemudian KBIH, dan juga perangkat kloter. Semuanya diminta keterangan karena mereka mengetahui sebenarnya seperti apa kejadian yang terjadi di Arab Saudi," ungkapnya.

Ia menambahkan pemeriksaan dilakukan setelah rombongan haji terkait tiba di Tanah Air. Para saksi dipisahkan untuk dimintai klarifikasi secara individual.

"(Setelah datang langsung) kita pisahkan dan kita melakukan klarifikasi atau meminta keterangan dari yang bersangkutan dan juga para jemaah itu sendiri," ucap Boy.

Dalam kesempatan itu, Boy juga mengimbau seluruh KBIHU dan jemaah agar menjalankan seluruh ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah dan tidak melakukan praktik di luar aturan.

Baca berita lengkapnya di sini.

(tim/kid)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Olahraga Sehat| | | |